Aku mencintaimu
Wahai kamu
Yang menyembunyikan parasmu
Di antara not lagu
Bukan malu-malu
Melainkan hanya tidak mau
"Nanti ada saatnya,"
Pernah kau berkata
Sembari menangkupkan senja
Rapat-rapat di wajahmu rahasia
Memberiku sederet tanya
Kapan saat itu menjelma kala?
Rupamu tidak pernah kau tulis
Menjadikanku dilematis
Adakah dia terpahat manis?
Selayaknya romansa gigantis
Melanda hati dengan dramatis
Sekaligus ironis
Sebelum hidupku menyentuh nadir
Tetesan desahku menjadi anyir
Penat semakin terasa getir
Dan renjana menyerah pada takdir
Kumohon singkaplah semua tabir
Jadikan nyatamu hadir
~Catatan penasaran saat mendengar Bang Haji nyanyi Penasaran~
No comments:
Post a Comment