![]() |
| Kaos Oasis hadiah untuk Pande bersama Teddy hadiah Pande untukku juga kaos Coldplay yang aku beli sendiri :D |
Oasis. Siapa yang tidak tahu Oasis? Semua tahu. Setidak-tidak tahunya pun, pasti ada yang mengerti itu adalah sebuah nama band dari dataran Inggris sana. Namun, jika aku berkata "Temanku", siapa yang tahu? Terlebih lagi, siapa yang peduli? Melalui tulisan ini, aku ingin menceritakan sekelumit tentang temanku yang berhubungan dengan Oasis. Biar kalian tahu, tetapi tidak menuntut kalian untuk peduli.
Aku mengenal temanku ini setahun yang lalu. Aku dan dia, bersama teman-teman yang lain, langsung bisa akrab dan sering pergi hangout. Lambat laun aku tahu dia menyukai salah satu klub sepak bola dataran Inggris sana. Lebih mengejutkan, klub tersebut itu pun favoritku. Keterkejutanku tidak sampai di sana: selera musik kami nyaris sana. Kami sama-sama menyukai Britpop. Hanya saja, dia mengunggulkan Oasis sementara aku Coldplay.
Tidak saja mengunggulkan, dia bisa dibilang SANGAT menggilai Oasis. Pernah dia bercerita tentang usahanya untuk selalu bisa update berita-berita mengenai Oasis. Perburuan majalah-majalah bekas pun rela dilakoninya demi setitik saja berita Oasis.
"Dulu suka blusukan cari majalah bekas Hai dan lain-lain, ngumpulin semua tentang Oasis, jadiin satu buku. Tapi, entah di mana buku itu sekarang," ungkapnya dalam group chat kami.
Tidak hanya itu, dia pun berusaha mencari kaos-kaos bergambar band pemilik album dokumenter Lord Don't Slow Me Down itu. Usahanya yang satu ini tidak membuahkan hasil yang cukup menyenangkan. Dia mendapatkan dua kaos Oasis, namun warna kaos tidak sesuai harapan. Satu berwarna coklat, yang lain berwarna biru langit. Dia bercerita, yang warna coklat hilang di laundry service sementara yang biru tidak pernah mau dipakainya lagi dengan dua alasan, satu: takut hilang lagi di laundry service, dua: karena warnanya adalah biru langit-yang identik dengan Manchester City, klub favorit Noel Gallagher, yang notabene rival bebuyutan klub favorit kami. Kini, dia sedang berbahagia karena mendapat satu kaos Oasis sebagai hadiah ulang tahunnya. Kaos hadiah itu berwarna hitam, warna kesukaannya. Tidak heran jika dia senang.
Ada hal yang lucu dari kisah-kisah yang dia ungkapkan di group chat, yaitu keinginannya yang terus selalu ada untuk meniru gaya rambut Gallagher bersaudara. Keinginan ini hanya bisa dia pasrahkan tanpa mampu mewujudkan. Kenapa? Sederhana saja, rambutnya bertipe keriting kaku yang kalau bertumbuh, tidak memanjang ke mana-mana melainkan lari di tempat.
"Sampai gaya rambut pengen niru Liam atau Noel. Padahal rambut keriting. Hahahaha," katanya dan aku langsung terbahak.
Kegilaannya yang lain terhadap Oasis adalah menggunting gambar Oasis dari majalah lalu ditempelnya dengan selotip bening di motor. Dia seakan ingin meyakinkan dunia bahwa tidak ada yang bisa menghentikannya mencintai Oasis. Dia seakan ingin menegaskan, dia bisa melakukan segala upaya untuk mengadakan Oasis di sekelilingnya: tak ada stiker betulan pun, stiker jadi-jadian bolehlah. Sayangnya, motor ini dijual beserta stiker jadi-jadiannya sekaligus. Sedih.
Jangan ditanya soal koleksi kaset. Pada era 90an, kaset tape sangat populer. Temanku ini memiliki koleksi lengkap album Oasis. Bagaimanapun juga, zaman berubah. Kaset tape tidak kuat berkompetisi dengan dunia digital. Temanku berusaha tetap menyimpan koleksinya ini, namun album-album kaset tersebut tertinggal di Surabaya. Entah masih ada atau tidak.
Di antara semua kegilaan itu, yang merajai gila menurutku adalah perihal tanda tangan. Saking menggemari band yang telah bubar pada 2009 ini, temanku membuat tanda tangannya berbunyi "Oasis". Dia menunjukkan melalui foto bentuk tanda tangannya. Namun, maaf demi alasan keamanan saya tidak akan menampilkan tanda tangan tersebut. Percayalah, tanda tangan teman saya ini benar-benar terbaca "Oasis".
Mungkin ada banyak lagi kegilaan yang belum dia ceritakan mengenai betapa dia mengagumi Oasis. Ini hanya sebagian kecilnya saja. Sekali lagi, hanya sekedar kalian tahu. Saya tidak menuntut untuk peduli.
Oasis Quotes
- Tomorrow never knows what it doesn't know too soon. - Oasis, Morning Glory
- These are crazy days, but they make me shine. - Oasis, All Around The World
- The questions are the answers you might need. - Oasis, D'You Know What I Mean
![]() |
| Pande, Si Penggila Oasis dan Cantona |
#Catatan untuk Bli Pande, terima kasih telah menginspirasi


Love u emmm...
ReplyDelete